Orang Kepercayaan Jokowi Dipecat Prabowo dari Kabinet Merah Putih

0
211
Ket Foto: Budi Arie Setiadi, Menteri Koperasi dan UKM
Pewarta: Anwar ode | Editor: Kadarsih Lesmana (Edisi: Senin 08/08/2025)
Jakarta-Metropolitan-swaraproletar.com– Perombakan kabinet kembali dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada 8 September 2025. Reshuffle Kabinet Merah Putih kali ini membawa kejutan besar, terutama dengan pencopotan dua sosok yang dikenal sebagai orang dekat Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni Budi Arie Setiadi dan Abdul Kadir Karding.
Budi Arie Setiadi, yang selama ini menjabat sebagai Menteri Koperasi dan UKM, digantikan oleh Ferry Juliantono. Sementara Abdul Kadir Karding, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), digantikan oleh Mukhtarudin.
Keduanya dikenal memiliki kedekatan khusus dengan Jokowi, baik dalam ranah politik maupun personal. Langkah reshuffle ini menandai pergeseran signifikan dalam komposisi kabinet Prabowo.
Menurut Presiden Prabowo, perombakan dilakukan berdasarkan evaluasi kinerja dan kebutuhan untuk memperkuat efektivitas pemerintahan ke depan.
Kedekatan Budi Arie dan Karding dengan Jokowi
Budi Arie Setiadi bukan sosok asing dalam lingkaran Jokowi. Ia merupakan Ketua Umum Relawan Projo, organisasi relawan pendukung Jokowi sejak 2014. Bahkan, Budi Arie kerap melakukan pertemuan pribadi dengan Jokowi di Solo. Meski pertemuan itu disebut sebagai silaturahmi biasa, hal ini menunjukkan intensitas komunikasi antara keduanya.
Menurut pernyataan Presiden Prabowo, perombakan ini merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh. Ia menekankan bahwa perubahan kabinet dilakukan demi memperkuat kinerja pemerintahan dan menjawab tantangan pembangunan.
Budi Arie sendiri mengaku tidak mengetahui sebelumnya bahwa dirinya akan diganti. Meski begitu, ia menyatakan memilih fokus pada urusan rakyat pasca pencopotan.
Sosok Pengganti di Kabinet Baru
Pengganti Budi Arie, yakni Ferry Juliantono, bukan nama baru dalam dunia politik. Ia adalah politisi Partai Gerindra yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Koperasi. Ferry dikenal aktif dalam isu-isu ekonomi kerakyatan dan koperasi, serta memiliki pengalaman panjang di organisasi seperti Dewan Tani Indonesia dan Dewan Koperasi Indonesia.
Dengan latar belakang tersebut, Ferry dianggap memiliki kapasitas untuk melanjutkan program-program Kementerian Koperasi dan UKM dengan pendekatan yang lebih kuat di bidang ekonomi rakyat.
Sementara itu, Abdul Kadir Karding digantikan oleh Mukhtarudin sebagai Menteri P2MI. Mukhtarudin diharapkan mampu membawa pembaruan dalam perlindungan pekerja migran Indonesia, sektor yang sangat krusial dalam konteks tenaga kerja nasional.
Pergantian dua sosok yang dikenal dekat dengan Jokowi ini menandai strategi baru Presiden Prabowo dalam memperkuat tim kerjanya. Posisi pengganti yang berasal dari kalangan dekat Partai Gerindra juga memperlihatkan konsolidasi politik di sekitar lingkar inti Prabowo.
Reshuffle Kabinet Merah Putih pada September 2025 menjadi babak baru dalam pemerintahan Presiden Prabowo. Pencopotan Budi Arie Setiadi dan Abdul Kadir Karding, dua sosok yang dikenal sebagai orang kepercayaan Jokowi, jelas menyedot perhatian publik.
Kini, tantangan ada di pundak Ferry Juliantono dan Mukhtarudin untuk membuktikan kapasitas mereka di posisi strategis. Sementara itu, keputusan Presiden Prabowo ini menunjukkan arah baru dalam konsolidasi politik dan upaya meningkatkan kinerja kabinet ke depan.
Sumber berita: MalangTerkini.com
By Redaksi: swaraproletar.com @merahmerdeka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here